Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Bagaimana 2020 Mengajarkan Saya Lebih Menghargai Diri Saya Sendiri

Menurut saya, tidak ada hal yang benar-benar buruk pun begitu juga tidak ada yang benar-benar baik. Semuanya mempunyai lebih dari dua sisi untuk kita pahami. Sama seperti tahun 2020 yang dinobatkan menjadi tahun terburuk untuk manusia post-modern.  Saya pribadi menganggap 2020 adalah tahun yang tidak sangat buruk dan tidak juga sangat baik. Namun 2020, mengajarkan saya banyak hal. Terutama dalam hal menerima dan menjadi lebih dewasa. Dewasa di sini lebih seperti memikirkan semuanya matang-matang dan memprioritaskan diri sendiri. Memilih mana yang benar-benar penting dan mana yang lebih baik dipikirkan nanti. Terdengar membosankan memang. Namun menurut saya, itu adalah hal esensial yang semua orang harus tahu. 
Ketika menulis tulisan ini, saya jadi berpikir lebih jauh tentang apa yang telah saya lalui selama ini. Tentu saja, banyak mimpi-mimpi yang terbengkalai. Banyak juga harapan-harapan yang berubah menjadi asap dan kemudian hilang. Saya sama sekali tidak menyangka telah melewati har…

#Diet 101 : Temptation

First of all, I would like to apologize for not posting last two days. Kerjaan dari tempat magang kebetulan lagi padet banget dan gue gak bisa nulis pagi-pagi seperti biasanya. Udah gitu, I really need to finish my report. Tapi yha, sampe sekarang baru bab 1 :").
Hari kedua gue jalani dengan fine. Seperti hari pertama, pagi hari gue menimbang dan menjadi 69.4 kg. Pagi gue gak makan, dan makan-makan pas siang. Nah sialnya, saat siang Lawson lagi bagi-bagi free food untuk bantuin surveynya dia. Satu paket lunch sama es matcha coffee. Terlanjur beli odeng sebanyak 5 buah. Gue harus memakan nasi dan es matcha itu. Untungnya gue berdua sama samirah, dan es matcha coffeenya gue dapet dua karena Samirah gamau. Merasa bersalah, malamnya gue berniat untuk gak makan. 
EH NYOKAP BELIIN MAKANAN. Dengan sisa nasi dari lawson, gue pun makan sayur labu, urap, dan sambalan kentang. Gue merasa bersalah. Lanjut lagi, gue olahraga cuma 51 menit ( 21 menit jalan kaki, dan 30 menit sepeda statis) ka…

#Diet101 : Memulai itu Tidak Terlalu Sulit

Gambar
Bagi sebagian orang, memulai sesuatu hal adalah perkara yang sulit. Bahkan menjadi momok bagi mereka. Tapi hal ini kayaknya berbeda bagi gue. Gue tipe orang yang gampang untuk memulai, tapi untuk tetap melakukan dan menyelesaikan itu perihal lain. Seperti halnya 21 days challenge ini, dihari pertama gak ada hal yang berat sama sekali. Gue santai, bahkan kayak biasanya. Then, here is my schedule. 
Setiap hari gue bangun pagi. Well, that's obvious isn't it? Tapi biasanya setelah salat subuh, gue tidur lagi. Nah pada hari pertama ini, gue gak tidur lagi guys. Gue minum kurang lebih 300 ml dan melakukan kegiatan gue sebagai manusia. Setelah itu gue menimbang berat badan gue. Well, what i learnt from human nutrition course di kampus, your truly berat badan adalah ketika pagi setelah bangun tidur dan melakukan kegiatan di kamar mandi. 
I was so surprised when I saw my weight. 
Iya, gue 70.2 kg. Gila. 
Dengan perasaan mengganjal, gue mulai menyiapkan makanan untuk lunch. Saat itu gu…

#Diet 101 : To Get Healthier and Better

Gambar
Bisa dibilang kalo gue itu pecinta makanan. Gue selalu menghargai setiap makanan yang ada. Bahkan sekarang-sekarang ini gue jadi lebih sensitif sama makanan yang banyak micinnya. Padahal dulu makan micin mah sabodo amat. Sekarang langsung mabok. Alhasil, gue pernah kurus dari kecil sampe kelas 3 SD aja. Setelah itu berat gue selalu bertambah. Dulu gue gak peduli sama bagaimana timbunan lemak di tubuh gue. Kata orang, "gapapa gendut yang penting sehat." Tapi dalam case ini, gue malah jadi gendut dan gak sehat. 
Bisa dilihat berapa seringnya gue sakit dan tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari which is really bad. Padahal seharusnya, remaja seusia gue itu memiliki banyak aktivitas yang bermanfaat dan mengukir pengalaman. Tapi tetap aja, gue denial dan mencoba menutup mata. Sampai pada akhirnya banyak orang-orang yang mencemooh gue secara sadar atau enggak. Banyak orang yang underestimate gue hanya karena gue memiliki badan lebih besar daripada yang lain. 
Tidak jarang gue …

Magang dan Hal-Hal Lainnya.

Gambar
Liburan kampus itu semacam ajang bagi anak-anak kampus gue untuk 'pamer' magang di mana dan liburan ke mana. Hal itu udah semacam rahasia umum. Tidak heran saat tiga bulan sebelum masa magang dan liburan datang, anak-anak kampus gue berlomba-lomba nyari tempat magang maupun merencanakan liburannya. Termasuk gue. Gue yang pada tahun pertama gagal diterima di tempat magang yang gue inginkan, gak mau lah tahun ini menjadi tahun gabut gue lagi. Hal ini menjadi semacam pacutan bagi gue untuk mencari tempat magang. Dan kali ini gue gak muluk-muluk kayak tahun lalu. Gue mencari tempat magang di Jakarta aja. 
Surprisingly, gue keterima magang di salah satu instansi kepemerintahan yang mengurusi tentang regulasi dan pendaftaran makanan. Gue seneng banget lah, gila. It's kinda menjadi hal yang membanggakan bagi gue. Anak semester 4 diterima magang di sana dengan pelamar yang banyak. Pokoknya gue bahagia bangetlah. 
Well, reality is indeed give you a lemon. Gue kira gue akan menjadi…