Postingan

Ketika Orang Lain Kecewa Padamu

Gambar
Pada setiap persimpangan jalan hidup, pasti kita bersinggungan dengan orang lain. Pun begitu pula dengan apa yang kita lakukan, juga pasti akan berpengaruh pada kehidupan orang lain. Aku jadi ingat sebuah buku berjudul The Five People You Meet in Heaven karya Mitch Albom yang aku baca lima tahun yang lalu. Buku tersebut memberikan cuplikan tentang bagaimana apa yang kita lakukan bisa memiliki efek yang besar pada hidup seseorang. Pendeknya seperti domino effect. Makin ke sini, makin aku berpikir bahwa apa yang diceritakan oleh Mitch Albom memang sangat masuk akal. Seperti domino-domino itu, hidup kita terlihat kekar namun juga ringkih terhadap satu jentikan jari.
Lalu bagaimana ketika orang lain berkata padamu bahwa ia kecewa pada dirimu?
Hal-hal yang harus kamu lakukan ketika orang lain kecewa padamu
Pertama, tarik napas dalam-dalam.Mengatur napas dengan baik bisa membuat pikiran kita lebih jernih. Apalagi ketika kata-kata itu menusuk dirimu secara tiba-tiba. Kamu pasti merasa duniamu s…

Tempat Kembali

Sebagai seorang manusia dalam masa pencariannya, bukannya tidak mungkin gue tersesat. Bahkan bisa dibilang, gue sering sekali tersesat. Dalam ketersesatan itu gue menghadapi banyak pilihan. Tapi satu yang selalu gue pilih, yaitu berhenti sejenak. Ya, berhenti sejenak untuk menikmati ketersesatan gue. Sudah sejauh mana gue melangkah dan di mana gue mulai tersesat. Di dalam proses itu gue pun masih tetap mencari. Mencari tempat untuk kembali. Tidak jarang gue panik dan bahkan merasa hidup yang penuh tersesatan ini sangatlah sesat dan nirfaedah, sampai akhirnya gue bertanya pada diri gue sendiri tentang mengapa gue harus menjalani hidup ini. Tapi  lagi-lagi, pertanyaan itu merupakan sebuah pertanyaan retorikal yang bahkan sudah ada jawabannya di kepala gue.

Di lain sisi, gue juga menyadari bahwa proses ketersesatan itu adalah sebuah tempat perhentian sementara gue untuk mengingat sudah seberapa jauh gue melangkah. Sampai akhirnya, Sang Pengingat mengingatkan kembali bahwa ada sebuah temp…

An Odd Superstition

Ever since five years ago, I believe that new year, new me is bullshit. I know, lots of people still believe that new year is a new page and new beginning for them. However, it is not a case for me. I would say that new year is just a parameter to count how many times you've been sucking and how many times you've been surviving. In other words, a new year is just accumulation of upcoming regular day.  I don't blame people who partying on new year eve, but I just don't understand why they celebrating for something that still uncertain. Or maybe, they celebrating new year eve because they want to become alive before they finally realized that life gives them a lemon. 
In fact, I must say that I kinda believe in some odd superstition about a new year. I don't remember since when I believe in that kind of things. But one thing that I am sure, I don't match with odd years.  Confused? Here is the example :  I'm not lucky if turn into an odd age. For example, Whe…

WISGR by Guklabs Developer: More than Bastion?

Gambar
I have been into gaming since I was 9, started with PS1 owned by my cousins and now I've been playing those games both on pc and console. I was so absorbed by it and never wanted to go home at that time. In return, my parents did not allow me to owned one until my brother born. Even though I am not a pro gamer who knows nothing about pc specs, I enjoy playing games as much as I read a book. Me, especially, love games who has great plot stories and beautiful riddles to play with. Most of those characteristics are found in action adventure games. So I always longing for new action adventure games. PS: I am a big fan of assassins creeds franchise and resident evil.
I always believed that action adventure has much more great stories even compared with movies. That is why even when I do not have time to play by myself, I always watch a walkthrough on youtube. Indeed, when we play action adventure games, it needs more concentration, agility, and speed to play. We need to be a wit perso…

Rumah Kertas : Debu di Antara Bebukuan

Gambar
Seorang professor sastra mati, ironisnya karena sastra itu sendiri!

Bluma Lennon diketemukan tergeletak di tikungan jalan pertama setelah tertabrak oleh sebuah mobil yang merenggut nyawanya. Beberapa orang berkesimpulan bahwa kematian sang professor dikarenakan kecintaannya kepada sastra, dan sebagian lainnya menolak mentah-mentah pernyataan tersebut. Seorang rekan Bluma menggantikan posisinya sebagai professor sastra di Universitas Cambridge. Semua berjalan normal hingga rekannya itu mendapatkan sebuah paket tanpa pengirim yang beralamatkan ke Bluma sendiri. Paket dengan cap pos Uruguay itu berisi sebuah buku karya Joseph Conrad dengan judul La linea de sombra, terjemahan spanyol dari The shadow-line yang tampak aneh dengan serpihan semen kering di kedua sisi sampulnya. 
Penasaran, rekan Bluma mencari asal usul dari buku tersebut yang membawanya ke dalam perjalanan tak terduga tentang arti sebuah buku. 
Kartu Tanda Buku Judul : Rumah Kertas | Judul Asli : La casa de Papel | Penulis :…

Antara Raden Saleh dan Nicoolas Pieneman

Gambar
Ketika semua orang berbondong-bondong ke Galeri Nasional untuk mendapatkan foto yang maha aesthetic, gue ke GALNAS malah mencari ketenangan. Bagi gue GALNAS tuh semacam tempat gue merenung untuk mencoba memahami hal-hal yang tersirat, abstrak, dan yang gak gue pahami. Namun kunjungan tanggal 27 September 2017 kemarin, sangat membuka mata gue yang gak pedulian. Iya, mungkin ini bisa jadi juga karena adanya restorasi, modernisasi, dan pembaruan format dan struktur museum serta galeri nasional yang bikin semuanya menjadi mudah. Khususnya informasi sebuah karya ataupun sejarah. Mungkin juga karena guenya aja yang gak tahu sejarah dan gak peduli sejarah, padahal teman-teman semua sudah tahu. Tapi yang pasti gue sangat takjub sama fakta yang membuka mata gue ini. 
Saat gue memasuki salah satu area di pameran tetap GALNAS, mata gue langsung mengenal sebuah lukisan karya Raden Saleh dengan judul Penangkapan Pangeran Diponegoro. Awalnya gue merasa senang karena bisa secara langsung melihat lu…

Hank's Bookshop: My Hidden Treasure, Till we meet again!

Gambar
Gue masih ingat betul hari di mana gue menemukan harta karun tersembunyi dihiruk-pikuk kota Seoul. Hari itu tanggal 24 Juli 2017, setelah gue dan beberapa teman lainnya mengunjungi Istana Gyeongbokgung di area Jogno-gu kami memutuskan untuk berpindah ke area lain yaitu Insa-dong untuk mencari pernak-pernik khas Korea. Dalam perjalanan itu, sebuah papan nama menarik perhatian gue. 
"Hank's Book Cafe = A Traveller bookshop" 

Secara tidak sadar, kaki gue berhenti bergerak dan terdiam di depan etalase yang terdapat banyak buku serta sticker-sticker lucu. Gue yang masih terkesima dengan betapa unik dan menarik toko buku tersebut, meminta teman-teman gue untuk tunggu sebentar dan cepat-cepat mengeluarkan kamera analog dan memfotonya. Sayang pada hari itu gue gak bisa mengunjungi toko buku itu karena jadwal  kami yang padat. Jadilah gue hanya bisa berjanji pada diri sendiri untuk kembali lagi ke sana walaupun gak tahu kapan. 
Hari-hari selanjutnya pun gue jalani dengan pertanya…

The World of Ghibli Exhibition:Main Bareng Bersana Totoro dan Teman-Teman!

Gambar
Selain ceriwis dan drama kolosal dengan naga buatan yang sangat kentara banget fananya, film animasi juga mengambil bagian dalam hidup gue semasa kecil. Salah satunya adalah film-film animasi dari studio ghibli. Gue pun mulai terjerumus dalam dunia Ghibli dan gak bisa keluar. Bahkan sampai saat ini film-film ghibli seperti spirited away, my neighbour totoro, kiki's delivery service dan lain sebagainya, masih menjadi bahan tontonan gue bareng keluarga di rumah. Makanya salah satu impian gue saat nanti ke Jepang adalah mengunjungi museum ghibli. 
Eh ternyata impian gue itu gak perlu nunggu lama. Pada tanggal 10 Agustus sampai dengan tanggal 17 September akan ada The World of Ghibli Exhibition di Jakarta. DI JAKARTA guys! Dengan berbekal kartu tanda mahasiswa dan promo beli dua gratis satu dari Gojek, gue dan teman-teman berangkat ke ballroom ritz-carlton pacific place. 
Setelah check in dan menukarkan tiket, kami mendapatkan gelang dan akhirnya bisa masuk ke dalam dunia yang selama…