Postingan

Peti Mati Untuk Empati Dari Pandemi

Gambar
Satu hal yang pertama kali tumbang ketika pandemi COVID-19 melanda Indonesia adalah empati.  Semua ini bermula ketika adanya prediksi dari para ahli bahwa Indonesia tidak akan luput dari momok virus Corona. Namun para petinggi, memilih untuk menutup mata dan menganggap bahwa masyarakat Indonesia begitu sakti sehingga tak ada virus, satu pun yang berani menginfeksinya. Bahkan, beberapa daerah mengajak turis untuk datang ke daerah tersebut tanpa pengetahuan dan penanganan infeksi menular yang cukup. Saat itu, egoisitas pemuka tinggi negeri ini dan masyarakat mengalahkan apa yang kita sebut logika dan hati nurani.Kemudian ketika pasien 0 terdeteksi, orang-orang kehilangan akal dan berbondong-bondong berusaha menyelamatkan dirinya sendiri. Egoisitas kembali muncul dan menjelma menjadi satu landasan kokoh untuk menjustifikasi pilihannya untuk menyelamatkan diri. Sebenarnya, tak ada yang salah dari menyelamatkan diri sendiri. Hal yang salah adalah ketika aksi menyelamatan diri itu merugikan…

#Diet 101 : Temptation

First of all, I would like to apologize for not posting last two days. Kerjaan dari tempat magang kebetulan lagi padet banget dan gue gak bisa nulis pagi-pagi seperti biasanya. Udah gitu, I really need to finish my report. Tapi yha, sampe sekarang baru bab 1 :").
Hari kedua gue jalani dengan fine. Seperti hari pertama, pagi hari gue menimbang dan menjadi 69.4 kg. Pagi gue gak makan, dan makan-makan pas siang. Nah sialnya, saat siang Lawson lagi bagi-bagi free food untuk bantuin surveynya dia. Satu paket lunch sama es matcha coffee. Terlanjur beli odeng sebanyak 5 buah. Gue harus memakan nasi dan es matcha itu. Untungnya gue berdua sama samirah, dan es matcha coffeenya gue dapet dua karena Samirah gamau. Merasa bersalah, malamnya gue berniat untuk gak makan. 
EH NYOKAP BELIIN MAKANAN. Dengan sisa nasi dari lawson, gue pun makan sayur labu, urap, dan sambalan kentang. Gue merasa bersalah. Lanjut lagi, gue olahraga cuma 51 menit ( 21 menit jalan kaki, dan 30 menit sepeda statis) ka…

#Diet101 : Memulai itu Tidak Terlalu Sulit

Gambar
Bagi sebagian orang, memulai sesuatu hal adalah perkara yang sulit. Bahkan menjadi momok bagi mereka. Tapi hal ini kayaknya berbeda bagi gue. Gue tipe orang yang gampang untuk memulai, tapi untuk tetap melakukan dan menyelesaikan itu perihal lain. Seperti halnya 21 days challenge ini, dihari pertama gak ada hal yang berat sama sekali. Gue santai, bahkan kayak biasanya. Then, here is my schedule. 
Setiap hari gue bangun pagi. Well, that's obvious isn't it? Tapi biasanya setelah salat subuh, gue tidur lagi. Nah pada hari pertama ini, gue gak tidur lagi guys. Gue minum kurang lebih 300 ml dan melakukan kegiatan gue sebagai manusia. Setelah itu gue menimbang berat badan gue. Well, what i learnt from human nutrition course di kampus, your truly berat badan adalah ketika pagi setelah bangun tidur dan melakukan kegiatan di kamar mandi. 
I was so surprised when I saw my weight. 
Iya, gue 70.2 kg. Gila. 
Dengan perasaan mengganjal, gue mulai menyiapkan makanan untuk lunch. Saat itu gu…

#Diet 101 : To Get Healthier and Better

Gambar
Bisa dibilang kalo gue itu pecinta makanan. Gue selalu menghargai setiap makanan yang ada. Bahkan sekarang-sekarang ini gue jadi lebih sensitif sama makanan yang banyak micinnya. Padahal dulu makan micin mah sabodo amat. Sekarang langsung mabok. Alhasil, gue pernah kurus dari kecil sampe kelas 3 SD aja. Setelah itu berat gue selalu bertambah. Dulu gue gak peduli sama bagaimana timbunan lemak di tubuh gue. Kata orang, "gapapa gendut yang penting sehat." Tapi dalam case ini, gue malah jadi gendut dan gak sehat. 
Bisa dilihat berapa seringnya gue sakit dan tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari which is really bad. Padahal seharusnya, remaja seusia gue itu memiliki banyak aktivitas yang bermanfaat dan mengukir pengalaman. Tapi tetap aja, gue denial dan mencoba menutup mata. Sampai pada akhirnya banyak orang-orang yang mencemooh gue secara sadar atau enggak. Banyak orang yang underestimate gue hanya karena gue memiliki badan lebih besar daripada yang lain. 
Tidak jarang gue …

Magang dan Hal-Hal Lainnya.

Gambar
Liburan kampus itu semacam ajang bagi anak-anak kampus gue untuk 'pamer' magang di mana dan liburan ke mana. Hal itu udah semacam rahasia umum. Tidak heran saat tiga bulan sebelum masa magang dan liburan datang, anak-anak kampus gue berlomba-lomba nyari tempat magang maupun merencanakan liburannya. Termasuk gue. Gue yang pada tahun pertama gagal diterima di tempat magang yang gue inginkan, gak mau lah tahun ini menjadi tahun gabut gue lagi. Hal ini menjadi semacam pacutan bagi gue untuk mencari tempat magang. Dan kali ini gue gak muluk-muluk kayak tahun lalu. Gue mencari tempat magang di Jakarta aja. 
Surprisingly, gue keterima magang di salah satu instansi kepemerintahan yang mengurusi tentang regulasi dan pendaftaran makanan. Gue seneng banget lah, gila. It's kinda menjadi hal yang membanggakan bagi gue. Anak semester 4 diterima magang di sana dengan pelamar yang banyak. Pokoknya gue bahagia bangetlah. 
Well, reality is indeed give you a lemon. Gue kira gue akan menjadi…

Realization

She come to me; Realize that we are not meant together.

Simplicity and a Journey - #TiffanyTales

Gambar
Pada tanggal 29 Mei 2017 kemarin, gue diundang oleh Tiffany Kenanga lewat Blogger Crony untuk datang ke acara fashion show pertamanya dia dengan judul TiffanyTales. Jujur, gue merasa senang dan juga gugup secara bersamaan. Ya, to be honest this was my very first time attending fashion show. Walaupun hampir setiap tahun gue datang untuk melihat JFFF dan mencari makanan ashique di sana, gue belum pernah duduk menjadi salah satu tamu fashion show di sana. Jadi gue sangat excited sekali untuk datang menghadiri fashion show tersebut.
Ada 12 koleksi baju yang dipertunjukkan di fashion show Tiffany Tales. Desainnya termasuk desain yang simple dan gampang di mix-match sama baju lain. Warna yang dipilih untuk koleksi ini juga cenderung netral dan monochrome. Dalam alur fashion shownya juga menarik. Dibagi menjadi tiga bagian yang mempunyai cerita tentang perjalanan Tiffany untuk meraih impiannya. 
Saat gue melihat Tiffany setelah runaway selesai, I could see her eyes shining bright. Ketika it…

I Have Dreams, and Now I Realize.

Gambar
I have a lot of dreams. 
Since I was a kid, I always thought that if I have dreams, someday I would make it real. With that thought, me as a kid always thought that if I just did better and without any burden then I could do anything. I started to gain my confidence. I started to think that life never been so hard and never failed me. Even sometimes lot of people stared at me like I am crazy, overconfidence, and ambitious; I just did not care. Then I grew up being a child with her dreams. In fact, there was also a time when I look down a lot of people due to that. I made her cry, I made her had no friends, and I made her thinking that I am greater than her which was completely bullshit and wrong. I was so young, so dumb, so naive, so sucks. I never knew what I was doing is wrong until I was on her shoes. I cried, had no friends, living crazy life, and had no confidence. That time, I thought everything that I've hold onto was being taken out from me. I was angry, both to myself an…