Postingan

Menampilkan postingan dengan label Article

Bagaimana 2020 Mengajarkan Saya Lebih Menghargai Diri Saya Sendiri

Menurut saya, tidak ada hal yang benar-benar buruk pun begitu juga tidak ada yang benar-benar baik. Semuanya mempunyai lebih dari dua sisi untuk kita pahami. Sama seperti tahun 2020 yang dinobatkan menjadi tahun terburuk untuk manusia post-modern .  Saya pribadi menganggap 2020 adalah tahun yang tidak sangat buruk dan tidak juga sangat baik. Namun 2020, mengajarkan saya banyak hal. Terutama dalam hal menerima dan menjadi lebih dewasa. Dewasa di sini lebih seperti memikirkan semuanya matang-matang dan memprioritaskan diri sendiri. Memilih mana yang benar-benar penting dan mana yang lebih baik dipikirkan nanti. Terdengar membosankan memang. Namun menurut saya, itu adalah hal esensial yang semua orang harus tahu.  Ketika menulis tulisan ini, saya jadi berpikir lebih jauh tentang apa yang telah saya lalui selama ini. Tentu saja, banyak mimpi-mimpi yang terbengkalai. Banyak juga harapan-harapan yang berubah menjadi asap dan kemudian hilang. Saya sama sekali tidak menyangka telah melewati ha

Antara Raden Saleh dan Nicoolas Pieneman

Gambar
Ketika semua orang berbondong-bondong ke Galeri Nasional untuk mendapatkan foto yang maha aesthetic , gue ke GALNAS malah mencari ketenangan. Bagi gue GALNAS tuh semacam tempat gue merenung untuk mencoba memahami hal-hal yang tersirat, abstrak, dan yang gak gue pahami. Namun kunjungan tanggal 27 September 2017 kemarin, sangat membuka mata gue yang gak pedulian. Iya, mungkin ini bisa jadi juga karena adanya restorasi, modernisasi, dan pembaruan format dan struktur museum serta galeri nasional yang bikin semuanya menjadi mudah. Khususnya informasi sebuah karya ataupun sejarah. Mungkin juga karena guenya aja yang gak tahu sejarah dan gak peduli sejarah, padahal teman-teman semua sudah tahu. Tapi yang pasti gue sangat takjub sama fakta yang membuka mata gue ini.  Saat gue memasuki salah satu area di pameran tetap GALNAS, mata gue langsung mengenal sebuah lukisan karya Raden Saleh dengan judul Penangkapan Pangeran Diponegoro . Awalnya gue merasa senang karena bisa secara langsung