Bagaimana 2020 Mengajarkan Saya Lebih Menghargai Diri Saya Sendiri

Menurut saya, tidak ada hal yang benar-benar buruk pun begitu juga tidak ada yang benar-benar baik. Semuanya mempunyai lebih dari dua sisi untuk kita pahami. Sama seperti tahun 2020 yang dinobatkan menjadi tahun terburuk untuk manusia post-modern .  Saya pribadi menganggap 2020 adalah tahun yang tidak sangat buruk dan tidak juga sangat baik. Namun 2020, mengajarkan saya banyak hal. Terutama dalam hal menerima dan menjadi lebih dewasa. Dewasa di sini lebih seperti memikirkan semuanya matang-matang dan memprioritaskan diri sendiri. Memilih mana yang benar-benar penting dan mana yang lebih baik dipikirkan nanti. Terdengar membosankan memang. Namun menurut saya, itu adalah hal esensial yang semua orang harus tahu.  Ketika menulis tulisan ini, saya jadi berpikir lebih jauh tentang apa yang telah saya lalui selama ini. Tentu saja, banyak mimpi-mimpi yang terbengkalai. Banyak juga harapan-harapan yang berubah menjadi asap dan kemudian hilang. Saya sama sekali tidak menyangka telah melewati ha

Perihal Menjadi Cahaya Ala Grasindo & Leson.id



Ada banyak cara untuk menjadi cahaya. Salah satu adalah dengan menubrukkan kegelapan dengan cahaya itu sendiri. Dan itulah yang dilakukan oleh Grasindo. Grasindo berusaha sebisa mungkin untuk menjadi cahaya disaat dunia sedang kebingungan dengan kegelapannya sendiri.

Kali ini cara grasindo untuk menjadi cahaya adalah dengan terus melakukan inovasi. "Passionately Innovating," katanya. Di tahunnya yang ke 29 tahun, Grasindo memilih untuk fokus mengabdi pada edukasi dan pendidikan. Saya tentu saja terkesima dengan inovasi terbaru dari Grasindo ini. Ya, di era digital ini semua orang telah berlomba-lomba membuat akses edukasi menjadi sangat teramat muda. Dan di sinilah Grasindo berusaha menjadi pionir dalam mendigitalisasi buku pelajaran dari bidang penerbitan.

Sekarang-kan jamannya sudah Creative destructive.

Ya, gak salah sih sebagai penerbit  Grasindo mencoba melebarkan sayapnya menggaet start-up edu-tech untuk merumuskan LKS jadi site ini. Layanan berbasis website ini sebenarnya mudah sekali dipakai. Tinggal bikin account, sudah deh. Semua orang bisa mengakses ribuan soal  UN, SBMPTN, hingga kelas profesi.

Kemarin aku coba iseng-iseng ngerjain soalnya di kantor Grasindo dan Leson.id. Yakan. Mumpung udah lulus kuliah yakan. Coba uji kepinteran. Terus, astaghfirullah soalnya. Aku gak sanggup sampe diketawain mas-masnya. Makasih mas yang udah ngetawain saya.


Eits, tapi bukan berarti Grasindo dan Leson.id cuma provide soal-soal yang udah dikurasi sama para pakar lho. Ternyata,  Leson.id juga menggaet SnapAsk yang ngasih kita tutor kalo kita gak tahu cara menjawabnya! Yaampon, coba aku udah tahu mereka duluan pas masih sekolah 4 tahun lalu Udah pastilah gak ada yang remedial.

Di acara Ulang tahun Grasindo kemarin juga banyak banget surprise dan insight tentang dunia perbukuan yang lagi digemparkan dengan trend horror dan non-fiksi. Belum lagi dengan pergolakan kreatif yang yaampun gilanya parah banget. Ibarat kata nih, dunia kreatif di Indonesia sekarang mungkin udah mulai masuk Blue ocean di mana orang-orang lagi berlomba-lomba biar menjadi lebih kreatif dan menonjol.


Namun bagi grasindo, yang terpenting adalah menjadi cahaya dalam dunia yang terang benderang. Terus berjaya Grasindo. Hayoo, aku nungguin buku-buku yang ciamik lainnya lho!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup Zen dan Hal yang Bisa Dipelajari Selama Pandemi

Beras dan Kemanusiaan ala Jhumpa dan Gie

Bagaimana 2020 Mengajarkan Saya Lebih Menghargai Diri Saya Sendiri