Bagaimana 2020 Mengajarkan Saya Lebih Menghargai Diri Saya Sendiri

Menurut saya, tidak ada hal yang benar-benar buruk pun begitu juga tidak ada yang benar-benar baik. Semuanya mempunyai lebih dari dua sisi untuk kita pahami. Sama seperti tahun 2020 yang dinobatkan menjadi tahun terburuk untuk manusia post-modern .  Saya pribadi menganggap 2020 adalah tahun yang tidak sangat buruk dan tidak juga sangat baik. Namun 2020, mengajarkan saya banyak hal. Terutama dalam hal menerima dan menjadi lebih dewasa. Dewasa di sini lebih seperti memikirkan semuanya matang-matang dan memprioritaskan diri sendiri. Memilih mana yang benar-benar penting dan mana yang lebih baik dipikirkan nanti. Terdengar membosankan memang. Namun menurut saya, itu adalah hal esensial yang semua orang harus tahu.  Ketika menulis tulisan ini, saya jadi berpikir lebih jauh tentang apa yang telah saya lalui selama ini. Tentu saja, banyak mimpi-mimpi yang terbengkalai. Banyak juga harapan-harapan yang berubah menjadi asap dan kemudian hilang. Saya sama sekali tidak menyangka telah melewati ha

#Diet 101 : Temptation

First of all, I would like to apologize for not posting last two days. Kerjaan dari tempat magang kebetulan lagi padet banget dan gue gak bisa nulis pagi-pagi seperti biasanya. Udah gitu, I really need to finish my report. Tapi yha, sampe sekarang baru bab 1 :").

Hari kedua gue jalani dengan fine. Seperti hari pertama, pagi hari gue menimbang dan menjadi 69.4 kg. Pagi gue gak makan, dan makan-makan pas siang. Nah sialnya, saat siang Lawson lagi bagi-bagi free food untuk bantuin surveynya dia. Satu paket lunch sama es matcha coffee. Terlanjur beli odeng sebanyak 5 buah. Gue harus memakan nasi dan es matcha itu. Untungnya gue berdua sama samirah, dan es matcha coffeenya gue dapet dua karena Samirah gamau. Merasa bersalah, malamnya gue berniat untuk gak makan. 

EH NYOKAP BELIIN MAKANAN. Dengan sisa nasi dari lawson, gue pun makan sayur labu, urap, dan sambalan kentang. Gue merasa bersalah. Lanjut lagi, gue olahraga cuma 51 menit ( 21 menit jalan kaki, dan 30 menit sepeda statis) karena itu nyokap nyuruh gue makan. :") Tapi alhamdulillahnya, gue minum 3 liter air. Wow.. Miftah will becoming fish?


Keesokkannya gue melakukan rutinitas yang sama, tapi kali ini gue memotong apel 2 buah untuk sarapan dan makan siang. Tak lupa gue menimbang, dan timbangan gue jadi 68.9 kg. Setelah itu pas gue turun, nyokap masakkin nasi goreng. Yaudah gue bawa nasi goreng itu sebesar 6 sendok nasi goreng. Dan pas makan siang eh gue tergoda sama kfc. Tapi gue ambil paket yang kentang dan ayam dada instead of ayam paha atas dan lain sebagainya. 

Nah untuk makan malemnya gue memilih untuk makan apel yang masih sisa tadi pagi. Hari ketiga juga gue jalani dengan jalan 26 menit karena jalanan di rumah lagi dibetulin jadi gue harus berjalan memutar, lalu 10 menit of cardio exercise. Setelah itu gue terlalu capai dan akhirnya memilih untuk istirahat dibanding olahraga. 

Jujur, energi gue jadi cepet banget terkuras pas makan nasi daripada saat gue makan kentang. Gue jadi gampang capai dan ngantuk. Mungkin emang seharusnya gue gak makan nasi  sama sekali ya?

Akhirnya saat pagi, gue mencoba nimbang dengan harap-harap cemas dan ternyata saat itu jadi 68.3 kg. Ehe.
Ready to take a ride with me for tomorrow?

Note
Day 2

Initial weight : 69.4 kg
Final weight : 68.9 kg
Lose : 0.5 kg

Food note :
Vegetables :  kacang panjang, kelapa, wortel, labu, Kentang, nasi, ketimun,  sawi putih
Fruit : -
Animal based products : ayam lawson, odeng lawson

Drink :
Water : 3 Ltr      |    Others : Iced matcha coffee (2x400ml)

Workout (sore) :
Walking 21 mins    |     Static cycling : 30 mins    |

Day 3

Initial weight : 68.9 kg
Final weight : 68.3 kg
Lose : 0.6 kg

Food note :
Vegetables :  kacang panjang, kelapa, wortel, labu, Kentang, nasi.
Fruit : Apel
Animal based products : Ayam dada tulang KFC

Drink :
Water : 2.5 Ltr      |    Others : Mocha Iced float KFC

Workout (sore) :
Walking 26 mins    | 10 mins cardio

Komentar

  1. ternyata diet harus gitu ya, makan nasi goreng harus dihitung berapa sendok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak juga sih, cuma sayanya aja yang ngurangin porsi :")

      Hapus
  2. kalau baca ini diet berasa gampang ya, tapi kalau pas nyoba mau diet ya Allah susah minta ampun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang harus punya keinginan yang kuat sih tapi yaaa :")

      Hapus
  3. Jadi olahraga itu haruss yaa wkwkw.
    /gegulingan/

    Aku mah bsia seharian gak makan, minum doang. Tapi ya itu, gegoleran aja atau joged2 gak jelas. Gak sampai lah sejam.

    Jadi harus olahraga ya........
    iyasih, kata umik juga gitu. Huweee paling males ya Allah :(

    Kakak aku butuh inspirasi lebih banyak >.< /?/

    BalasHapus

  4. Howdy just wanted to give you a brief heads up and let you know a few of the images aren't loading properly. I'm not sure why but I think its a linking issue. I've tried it in two different web browsers and both show the same results. facebook login in

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup Zen dan Hal yang Bisa Dipelajari Selama Pandemi

Beras dan Kemanusiaan ala Jhumpa dan Gie

Bagaimana 2020 Mengajarkan Saya Lebih Menghargai Diri Saya Sendiri