Beras dan Kemanusiaan ala Jhumpa dan Gie

Gambar
Beberapa orang mungkin hanya menganggap beras sebatas pangan yang harus dimakan demi menjaga perut tetap penuh. Mungkin juga beras hanyalah karbohidrat yang jahat bagi mereka yang diet mati-matian. Namun bagi Jhumpa Lahiri, beras memiliki arti lebih dari itu. Beras baginya telah menjelma sebagai simbol jati diri dari seorang imigran yang merasa tidak memiliki tempat. Beras juga menjadi bentuk kasih sayang seorang bapak kepada anaknya, sehangat sepiring nasi hangat yang selalu tersedia di meja makan. Hal ini lah yang membuat aku tergugah ketika membaca sebuah esai yang ditulis oleh Jhumpa Lahiri. Aku ingat betul kali pertama aku jatuh cinta pada tulisan Jhumpa Lahiri. Saat itu aku sedang bertanya-tanya tentang jalan hidup yang aku pilih. Mengapa aku masuk ke ilmu pangan dan mengapa pula aku bertahan di tempat ini. Saat itu dengan segala kegundah gulanaan yang aku alami, sebuah link melintas di lini masa twitter dan saat itulah aku membaca tulisan beliau untuk pertama kali Beras oleh Jh…

Lost and Forgettable

credit : tumblr

As a day become a week, then a week become a month. Places and memories are still the same, unchanged. Yet, the only one that changed is people. People do changed in the way that they never realize. They only do the same thing until they realize that they are lost in the maze that they made. In fact, the maze has not only one way out, but a thousand. Some people might want to leave the maze, while the others decided to not to leave the maze. Thus people and maze are already united become one. In the end, there are no right or wrong answer about the choice that people made. It is all about them, who are you to judge?

In contrast for me, I realize that I need to runaway from the maze and finding myself once more. It is not an easy job to find yourself that has been too long lost in the place that is so familiar.  For me, I start with recognizing things all over again, and arranging my heart and action towards everythings. Thus I start to find who I really am and what I need instead of what I want.

However there is one thing that is roaming around my mind which is I am scared to be the person who will soon be forgotten. I try to explain everything to myself, including reading the book called the fault in our stars by John green for countless time because of Augustus who has similar fear with me. Yet, then again I find the answer that all the people will be forgetten in a meantime. Only those who loved and keep you in their memories will always remember you in the way you never expected. 

Is it the fate of immortal life?

I do not have the answer about that. One thing that I am trully sure is that I, myself, is finding who I am and not scared anymore. 



Komentar

  1. Sure, Live is choice. Everyone can choice decide to choice leave or not from maze, same as remember or forget it.

    BalasHapus
  2. Yash. Gak ada yang benar-benar benar dan benar-benar salah dalam sebuah pilihan hidup, kurasa. Tinggal perspektif mana yang digunakan untuk melihat. Dan, janganlah menyia-nyiakan waktu untuk nge-judge pilihan orang yang perspektifnya kontras dengan kita. Yakan? Hahaha

    Aku akan selalu mengingatmu, Mif. Tidak perlu takut. Semangat terus, ya!

    Bahasa Inggrismu sepertinya makin baik, ya. Aku ingin bisa menulis dengan bahasa Inggris seperti ini hahaha semoga segera.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah terimakasih Kak Tiwi ehe. Ini sebenarnya cuma keresahan saja abis nonton drama korea wkwkw. Terimakasih Kak Tiwi eheee. Kakak juga semangat terus yaa

      Hapus
  3. Hidup itu memang tentang pilihan. Pilihan meninggalkan atau pilihan untuk tetap tinggal.
    Semangat mif. Taman gak akan pernah lupain emip kok. uuutayaaang~

    BalasHapus
  4. kehidupan memang banyak sekali pilihan bagaimana kita ingin memilih jalan yang harus dilalui. Pilihlah jalan yang sesuai dengan kehendak dan jangan terpengaruh oleh orang lain

    BalasHapus
  5. Mifta! Mungkin oot banget ya, tapi bahasa Inggrisnya bagus banget. Aku iri :|

    BalasHapus
  6. Each choice has a consequence. Each consequence a destination. - Joseph B. Wirthlin

    Just responsible with it not always listen other people said.

    BalasHapus
  7. kadang saat memilih jalan hidup banyak pula yang menentang tapi kalau dijalanani sesuai passion biasanya sesusah apapun tetap bahagia menjalankannya

    BalasHapus
  8. Sedih dan hidup memang penuh pilihan. Semua pilihan gak mudah

    BalasHapus
  9. Yang penting kenali diri sendiri mas dan gak perlu takut untuk menjalani hidup.. ntar lama² pasti terjawab juga siapa diri kita

    BalasHapus
  10. Drama Korea emang kadang bikin galau-galau jambu ya hhahahaaa...

    Ada masanya memang kita hanya perlu mendengarkan kata hati dan menentukan pilihan. Beberapa orang mungkin akan menganggap kita angin lalu dan kemudian melupakan. Toh kita juga demikian. Lah aku ngomong apa sih, efek drama korea juga sepertinya :D

    BalasHapus
  11. Miftaaah. Kamu ngerjain banget, hingga kupun terpaksa memperkerjakan asisten. Mas tanslate namanya. Tapi doi lagi oleng kayaknya masa artinya jadi ga karuan.

    Btw.. Semua kembali ke prinsip masing2 kali ya..

    BalasHapus
  12. Iyasih, semua ada pilihannya, makanya kita berbeda. Harus bisa sama-sama memaklumi. Tetapi di balik semua pilihan itu, sudah ada Tuhan yang Maha Rencana.

    Btw, aku sempet kaget tulisannya bahasa inggris. Aku sampai baca 3 kali bolak-balik gegara gak paham2, hahaha... kosa kataku masih dikit siiih

    BalasHapus
  13. miftah tadi aku sudah terjemahin tulisanmu pake kamus.. hahahaah

    trus aku udah komen, eh sepertinya memang hidup harus memilih ya mif..

    seperti memilih lagi untuk mampir ke blognya miftah lagi..

    udah bolak balik nih,mif..
    minta minum dunk.. hauuus nih.

    btw sebenarnya tidak ada orang yg melupakan orang lain/sahabat/keluarganya, itu kadangkala hanya karena berbedanya level keterikatan aja.

    BalasHapus
  14. hidup itu sebuah pilihan,
    apapun yang kamu pilih, pastikan kamu bisa pertanggung jawabkan itu hingga akhir,
    karena tak pernah ada salah atau benar dalam sebuah pilihan, yang ada hanyalah hasil akhir, dan proseslah yang membuat hasil akhir itu


    engga bakal lupain emip kok, engga mip. walau pertemuan kita sangat singkat, next kita ketemu lebih lama yaaa :*

    BalasHapus
  15. Seringnya prinsip kita tak sama dg org lain. Kalau udah ambil keputusan, jalani aja baik buruknya. Paling gak kita udah brani milih

    BalasHapus
  16. Yup. Memang tak mudah menrmukan who we are ya. Tapi kalau udah dapat jawabannya bisa lebih enjoy menikmato hidup dan segala pilihan yg sudah kita buta. Yess because that am I.

    Dan agree.. Only those who loved and keep you in their memories will always remember you in the way you never expected.

    BalasHapus
  17. Life is a matter of choice. No matter which path we choose, there always something or someone will say not to agree. Including our own mid.
    But no matter which path you choose, it's always gonna be you. People not change, people transform .

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup Zen dan Hal yang Bisa Dipelajari Selama Pandemi

Ketika Orang Lain Kecewa Padamu