Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Beras dan Kemanusiaan ala Jhumpa dan Gie

Gambar
Beberapa orang mungkin hanya menganggap beras sebatas pangan yang harus dimakan demi menjaga perut tetap penuh. Mungkin juga beras hanyalah karbohidrat yang jahat bagi mereka yang diet mati-matian. Namun bagi Jhumpa Lahiri, beras memiliki arti lebih dari itu. Beras baginya telah menjelma sebagai simbol jati diri dari seorang imigran yang merasa tidak memiliki tempat. Beras juga menjadi bentuk kasih sayang seorang bapak kepada anaknya, sehangat sepiring nasi hangat yang selalu tersedia di meja makan. Hal ini lah yang membuat aku tergugah ketika membaca sebuah esai yang ditulis oleh Jhumpa Lahiri. Aku ingat betul kali pertama aku jatuh cinta pada tulisan Jhumpa Lahiri. Saat itu aku sedang bertanya-tanya tentang jalan hidup yang aku pilih. Mengapa aku masuk ke ilmu pangan dan mengapa pula aku bertahan di tempat ini. Saat itu dengan segala kegundah gulanaan yang aku alami, sebuah link melintas di lini masa twitter dan saat itulah aku membaca tulisan beliau untuk pertama kali Beras oleh Jh…

I Have Dreams, and Now I Realize.

Gambar
I have a lot of dreams. 
Since I was a kid, I always thought that if I have dreams, someday I would make it real. With that thought, me as a kid always thought that if I just did better and without any burden then I could do anything. I started to gain my confidence. I started to think that life never been so hard and never failed me. Even sometimes lot of people stared at me like I am crazy, overconfidence, and ambitious; I just did not care. Then I grew up being a child with her dreams. In fact, there was also a time when I look down a lot of people due to that. I made her cry, I made her had no friends, and I made her thinking that I am greater than her which was completely bullshit and wrong. I was so young, so dumb, so naive, so sucks. I never knew what I was doing is wrong until I was on her shoes. I cried, had no friends, living crazy life, and had no confidence. That time, I thought everything that I've hold onto was being taken out from me. I was angry, both to myself an…

Review Book : Girls in The Dark

Gambar
Perempuan dan Perjamuan Makan Malam

Ketua klub sastra mati! Shiraishi Itsumi mati dengan setangkai bunga lily di pelukkannya. Semua orang bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan ketua klub sastra yang sangat dihormati dan terpandang itu. Benarkan dia dibunuh atau bunuh diri? Tidak ada yang tahu kecuali Itsumi sendiri. Namun, satu dari keenam gadis anggota klub sastra ditenggarai sebagai pembunuh sang ketua.

Selang satu minggu setelah kematian mengenaskan itu, klub sastra mengadakan pertemuan bulanan. Pertemuan yang sudah menjadi tradisi itu dilakukan seperti biasanya. Hal yang berbeda adalah tidak adanya sang ketua yang memimpin pertemuan dan tujuan pertemuan kali ini untuk mengenang mantan ketua dengan sebuah karya cerita pendek. Dari cerita-cerita itulah para anggota menganalisis tentang siapa pembunuh sang ketua yang sebenarnya.
Kartu Tanda Buku Judul : Girls in The Dark a.k.a Ankaku Joshi | Penulis : Akiyoshi Rikako | Penerjemah : Andry Setiawan |Bahasa : Indonesia |…

Lost and Forgettable

Gambar
As a day become a week, then a week become a month. Places and memories are still the same, unchanged. Yet, the only one that changed is people. People do changed in the way that they never realize. They only do the same thing until they realize that they are lost in the maze that they made. In fact, the maze has not only one way out, but a thousand. Some people might want to leave the maze, while the others decided to not to leave the maze. Thus people and maze are already united become one. In the end, there are no right or wrong answer about the choice that people made. It is all about them, who are you to judge?
In contrast for me, I realize that I need to runaway from the maze and finding myself once more. It is not an easy job to find yourself that has been too long lost in the place that is so familiar.  For me, I start with recognizing things all over again, and arranging my heart and action towards everythings. Thus I start to find who I really am and what I need instead of …